Apa yang dimaksud dengan jarak rambatan dan jarak rambatan terlindungi pada isolator?
Anda mungkin pernah mendengar istilah creepage atau creep distance ketika membahas desain dan spesifikasi isolator. Jadi, apa itu dan mengapa Anda perlu mengetahuinya?

Jarak rambatan isolator, juga disebut jarak kebocoran, adalah jarak terpendek antara dua bagian konduktif yang diukur sepanjang permukaan isolator. Dapat dikatakan bahwa ini adalah panjang jalur rambatan bagian penghantar listrik dari bagian atas isolator ke bagian bawah logam sepanjang permukaan isolator, atau jarak terpendek dari ujung isolasi permukaan luar isolator ke ujung lainnya.
Tujuan isolator atau isolasi adalah untuk mengisolasi bagian yang bermuatan listrik dari peralatan atau mesin apa pun dari bagian bermuatan lain atau bagian logam yang tidak bermuatan. Jarak rambatan (Creepage Distance) adalah jalur terpendek antara dua bagian konduktif yang diukur sepanjang permukaan isolasi seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Perbedaan antara jarak rambatan dan jarak bebas
Ketika terjadi lonjakan tegangan (flashover) dalam sistem, jarak ini membantu agar lonjakan tegangan tersebut tidak mengganggu sistem yang sedang beroperasi.

Dasar penentuan Jarak Rambatan (Creepage Distance) adalah nilai rms jangka panjang dari tegangan yang ada di sepanjangnya. Tegangan ini adalah tegangan kerja, tegangan isolasi nominal, atau tegangan nominal.
Pengaruh tingkat polusi di lingkungan mikro terhadap dimensi Jarak Rambatan (Creepage Distance) diperhitungkan dalam perhitungan untuk menghindari kegagalan akibat pelacakan (tracking). Saat menentukan Jarak Rambatan untuk suatu Isolator, perlu diperhatikan bahwa untuk peralatan yang sama, kondisi lingkungan mikro yang berbeda dapat terjadi.
Perlu diingat bahwa Jarak Rambatan (Creepage Distance) tidak boleh kurang dari jarak bebas (clearance) yang dibutuhkan, sehingga Jarak Rambatan terpendek yang mungkin sama dengan jarak bebas yang diperlukan.
Di daerah dengan tingkat polusi tinggi, atau dalam cuaca hujan atau berkabut, jarak rambatan yang lebih besar dapat secara efektif mengurangi terjadinya loncatan api dan melindungi peralatan jaringan listrik.
Kontaminan lingkungan memiliki pengaruh yang kuat terhadap kinerja isolator. Semakin banyak kontaminan permukaan pada isolator, semakin besar kemungkinan terjadinya arus bocor karena banyak kontaminan bersifat konduktif. Secara umum, area dengan kontaminan tinggi membutuhkan jarak rambatan lebih dari 31 mm/kV, sedangkan area bersih hanya membutuhkan 16 mm/kV.
2. Berapakah jarak rambatan terlindungi (protected creepage distance) dari sebuah isolator?
Jarak rambatan terlindungi dari sebuah isolator berarti bagian dari jarak rambatan pada sisi isolator yang diterangi yang akan berada dalam bayangan jika cahaya diproyeksikan ke isolator pada sudut 90° (atau 45° dalam kasus khusus) terhadap sumbu longitudinal isolator.
Jarak rambatan dan jarak rambatan terlindungi pada isolator adalah istilah teknis umum; kita harus mengetahui pengetahuan ini sebelum mendesain dan memproduksi isolator. Saya harap penjelasan di atas akan membantu Anda memilih isolator dengan benar, dan silakan berkonsultasi dengan isolator porselen/polimer Jecsany.






